YOOOO. .
lama ga nulis lagi nih, alasan untuk kali ini sama seperti alasan yang saya gunakan sebelumnya. T. U. G. A. S.
ya iyalah, sebagai mahasiswa tugas harus diatas ngeblog, hahahaOpen-mouthed smile
mana postingan yang terakhir ga penting lagiSmile with tongue out..
Langsung ke materi saja ya..

walaupun judulnya Proses Perencanaan Tapak, tapi saya hanya ingin menjelaskan inti-intinya saja. .

Proses Perencanaan Tapak terbagi atas 4 Kategori, yaitu Programming, Skematik, Desain Awal, Desain Akhir.
(pada kategori proggramming terbagi menjadi 2 proses yaitu Fakta dan Analisis.

Prosesnya dibawah ini:

1. Fakta ( Programming )

Gagasan Awal Proyek

– Penetapan : Judul, Maksud, dan Tujuan
– Data Proyek : Pemilik , Tanah, Hidrologi, Geologi, Kimatologi, Topografi, Sosial, Budaya, dan Ekonomi
– Pernyataan Masalah : Sosial , Ekonomi, Fisik, dan Teknis

2. Analisis ( Programming )

Kebutuhan Aktivitas Fungsi

– Analisis Tapak in-Site : Analisis Tanah, Hidrologi, Klimatologi, Topografi, dan Lingkungan
– Analisis Lingkungan off Site : Aspek Sosial, Aspek Budaya, Aspek Ekonomi, Aspek Lingkungan
– Tinjauan Master Plan : Kesesuaian Terhadap Pola Perkotaan, Ketersediaan Pelayanan Kota, dan Fasilitas & Lingkungan Sosial Studi Banding

3. Konsep ( Skematik )

Skematik Plan ( 2 Dimensi )

– Lingkungan, Zoning
– Kebutuhan Ruang
– Kebutuhan Aktivitas
– Spatial ( Ruang )
– Sirkulasi
– Tata Hijau
– Pembentukan Muka Tanah

Skematik Desain ( 3 Dimensi )

– Konsep Pembiayaan

4. Pra Desain ( Desain Awal )

Aplikasi Dari Konsep Menjadi Olahan Desain

5. Pengembangan Desain ( Desain Akhir – Keputusan )

Gambar Perencanaaan

– Layout Plan
– Landscape Plan
– Elevation Plan
– Planting Plan
– Drainage Plan
– Utility Plan
– Perspektif Plan

Gambar Perancangan Dokumen / Laporan Rancangan

– Dokumen Rencana Kerja dan Syarat
– Dokumen Pembiayaan
– Dokumen Pelelangan
– Dokumen Kontrak

 

Advertisements